Aku Lelah Anakku: Puisi Refleksi Seorang Guru

Perjalanana Ini Sunggu Melelahkan

Dengarlah nak….
Belajar memang membosankan karena aku telah mengalaminya;


Namun, belajar memiliki banyak pintu menuju kesuksesan karena aku merasakannya.


Hanya kepadamu, harapan kusandangkan;
untuk membanggakan persada ini.
Namun, kadang lelah asah ini,... melihat kau yang tak bertepi dengan asah tak beradab.


Anaku …
Akhlak dan sopan satun kunci utama dalam kehidupan,
karena dengan akhlak baik semua orang akan menerimamu.


Nak,…
Pintar tapi akhlaknya buruk tetap saja dipandang buruk,


namun kurang pintar dengan akhlak yang baik akan dianggap yang terbaik.


Aku ingin mencintaimu dengan tulus
Aku ingin melihat engkau bahagia di suatu masa.
Aku ingin engkau tahu itulah ekspresi cintaku padamu


Aku ingin engkau tahu bahwa aku tulus untukmu,
Aku ingin engkau sukses dengan segala yang kupunyai......


Namun aku lelah, sunggu sangat lelah,
Melihatmu yang ‘istimewa.


Terasa jauhlah harapanku untuk membuatmu mencapai langit biru,......
Sungguh perjalanan ini sangat melelahkan


melihat anak zaman dengan beragam karakter.
**
Aku Lelah Anakku: Puisi Refleksi Seorang Guru
Martin Karakabu, guru Kampung yang mengajar di SMA Kanaan Jakarta/dok pribadi


Coretan pulang sekolah,
 Jakarta, 22-3-2016

Martin Karakabu, guru Kampung


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Aku Lelah Anakku: Puisi Refleksi Seorang Guru"

Post a Comment

Mohon maaf, saya akan hapus link aktif, promosi-promosi dagang, dan komentar yang tidak sesuai dengan postingan saya. Tinggalkan kesan sebagai intlektual. Silahkan berkomentar,

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel