Istilah Teknis dan Manfaat Debat Bahasa Indonesia

Istilah Teknis dan Manfaat Debat Bahasa Indonesia
Membahas tentang debat banyak hal harus dijelaskan, seperti mekanisme debat yang baik, contoh teks debat, prinsip-prinsip debat, aturan debat, hal-hal yang dinilai dalam debat, dan banyak ragam yang lain. Jujur karena keterbatasan waktu, saya cukupkan pembahasan saya soal debat kali ini hanya menyangkut tiga hal. Pertama tentang apa itu debat, kedua tentang istilah teknis dalam debat, ketiga tentang manfaat mempelajari debat bagi siswa. Selanjutnya akan saya coba jelaskan satu persatu, berharap bahasan yang jauh dari sempurna ini sendikit membantu rekan guru yang “berjuang” di lapangan.

Apa itu Debat?

Menjawab sub pokok bahasan yang saya “kemas” dalam bentuk pertanyaan tersebut; cukup ambil gadjet dan buka “mba google”. Di situ dihadirkan banyak hal soal debat sekaligus bisa menjawab pertanyaan yang menjadi sub bahasan saya kali ini soal debat. 

Secara etimologis debat berasal dari Bahasa Inggris debate, yang artinya (1) perdebatan, (2) diskusi, perbincangan, (3) memperdebatkan (kamus Bahasa Inggris, dalam http://www.komunikasipraktis.com). 

Menurut KBBI, debat (baca: de’bat) adalah pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing. Contoh debat tentang calon presiden.
Jadi singkatnya debat adalah cara kita mempengaruhi orang lain untukmengikuti kemauan kita dengan menyajikan bukti-bukti yang meyakinkan. Berikut ini istilah-istilah teknis dalam lomba debat Bahasa Indonesia. Namun saran saya sebelumnya baca dulu panduan lomba debat Bahasa Indonesia.

Istilah Teknis dalam Debat


MOSI
Mosi adalah topik debat, dalam gaya debat parlemen Asia biasanya mosi atau topik debat di awali dengan kata, “Dewan ini mempercayai...............”.

Contoh
Dewan ini mempercayai bahwa pergantian kurikulum demi mewujudkan mutu pendidikan yang lebih baik.

TIM PEMERINTAH

Tim Pemerintah, pada hakekatnya sama dengan istilah tim pro ataudikenal juga dengan sebutan tim afirmasi. Maknanya sama yakni penyebutan untuk tim yang mendukung mosi. Sebagai contoh dewan ini mempercayai bahwa pergantian kurikulum demi mewujudkan mutu pendidikan yang lebih baik. Tugas dari tim pemerintah atau tim pro yakni mendukung mosi tersebut melalui argumentasi dan bukti-bukti yang dihadirkan.

TIM KONTRA

Tim kontra atau di kenal juga dengan istilah tim oposisi yaitu penyebutan untuk tim yang menolak mosi. Maksud dari menolak mosi adalah pendapat dan dasar argumentasinya harus berlawanan dengan tim pro atau tim pemerintahan.

Contoh Mosi
Dewan ini mempercayai bahwa pergantian kurikulum demi mewujudkan mutu pendidikan yang lebih baik.
Maka dasar argumentasin tim pemerintah atau tim yang mendukung mosi adalah sebagai berikut:
Sistem pendidikan dikatakan baik apabila disesuaikan dengan situasi dan perkembangan zaman. Sebagai contoh kurikulum KTSP guru berperan sebagai orang yang “serba tahu”. Semantara tuntutan lapangan dengan adanya persaingan pasar bebas saat ini, setiap orang “dituntut” oleh sistem kerja yang kreatif dan inovatif. Oleh karena itu, kami mendukung mosi ini karena melalui pergantian kurikulum di Indonesia, terutama pergantian kurikulum nasional atau yang dikenal dengan k 13, yakni guru hanya sebagai fasilitator sedangkan murid harus aktif. Dengan demikian menurut pandangan kami siswa akan dilatih atau secara tidak langsung siswa dibiasakan untuk kerja keras, kreatif dan inovatif; sehingga diharapkan bisa bersaing di era pasar bebas seperti saat ini. 
Jadi, sekali lagi saya tegaskan bahwa kami mendukung mosi ini dengan dasar argumentasi bahwa, “kemasan” pendidikan akan lebih baik jika disesuaikan dengan perkembangan zaman. Sekian dan terima kasih selanjutnya saya kembalikan ke moderator.


Tim oposi tanggapannya harus berlawanan dengan tim pemerintah.

Contoh tanggapan tim oposisi

Dilansir dari www.dream.co.id, di situ di jelaskan bahwa dekade tahun 1960 an hingga dekade tahun 1970 an orang-orang Malaysia pernah belajar ke Indonesia walaupun kurikulum kita saat itu tidak secanggih saat ini. Kita masih memakai kurikulum CBS. Semantara itu, sebagai data perbandingan kami tim kontra mencoba hadirkan studi literasi kami dari http://www.berkuliah.com. Melalui situs ini dijelaskan bahwa salah satu tujuan kuliah dari pelajar Indonesia yang menamatkan pendidikannya dari tahun 2014 hingga 2015 adalah Malaysia. Negara Jiran ini menduduki urutan pertama (51 %) minat pelajar Indonesia untuk melanjutkan kuliah, Cina (20 %), dan sisanya (29 %) menetap di Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.
Tim afirmasi yang kami hormati artinya apa, di sini sangat jelas bahwa meski kurikulum terus berganti setiap tahunnya jika kualitas guru tidak diperbaiki, sarana dan prasarana tidak dibenahi maka semuanya sia-sia.
Jadi dengan tegas kami menolak mosi ini, dengan dasar argumentasinya adalah meski kurikulum setiap tahun berganti, tetapi kualitas guru tidak diperbaiki maka semuanya sia-sia; karena guru yang mengaplikasikan tuntutan kurikulum. Sekian dan terima kasih.
Pembaca sekalian kurang lebih seperti itu contoh argumentasi antara tim pro dan kontra harus bertentangan. Hal ini berlaku dari pembicara 1 sebagai pembuka argumentasi sampai pada pembicara ke 2 dan 3.

MODERATOR  

Moderator adalah orang yang mengatur jalannya debat.

 

PENGATUR WAKTU

Pengatur waktu adalah orang yang bertugas memberikan kode dengan ketukan. 1 kali ketukan mulai berbicara sampai menit pertama, bagian ini tidak diperkenankan untuk melakukan interupsi. Ketukan kedua, dari menit pertama sampai menit ke 6 peserta debat boleh melakukan interupsi. Ketukan panjang biasanya menit terakhir yakni menit keenam sampai menit ketujuh yang menandai batas waktu pembicaraan telah berakhir.
Secara umum aturan soal waktu dalam debat setiap pembicara yakni 7 menit 20 detik. Penggunaaan di sekolah disesuaikan dengan kualitas murid dan sumber daya yang mendukung.

INTERUPSI

Interupsi adalah penyelaan atau pemotongan pembicara dari lawan debat, apabila hal yang disampaikan itu tidak sesuai dengan dasar argumentasi, ataupun hal yang disampaikan tidak dipahami. Sekedar catatan interupsipun bisa menjadi strategi dari lawan untuk membuyarkan alur dari pembicaraan. Soal ini akan dijelaskan pada bagian yang lain.

PEMBICARA PERTAMA

Pembicara pertama, orang yang bertugas membuka pembicaraan atau dalam debat dikenal dengan istilah pempidato. Tugasnya adalah mendefinisikan mosi, memberi batasan dari argumentasi tim, menjelaskan mengapa timnya menolak atau menyetujui mosi, dan menganalisis jika dewan menolak kira-kira masalah apa yang ditimbulkan di masa mendatang.


PEMBICARA KEDUA

Pembicara kedua, bertugas menyanggah argumentasi lawan dan menguatkan kembali argumentasi timnya dengan contoh-contoh kongkrit.

PEMBICARA KETIGA

Pembicara ketiga, bertugas menyanggah argumentasi lawan dan menguatkan argumentasi timnya, terutama atau fokusnya adalah hal-hal yang belum disampaikan oleh pembicara pertama dan kedua, kemudian menyimpulkannya.

PIDATO PENUTUP

Dalam debat biasanya ada pidato penutup (ini relatif bisa ada bisa tidak, tergantung panitia pelaksana). Tugas dari pempidato penutup, secara teknis sama dengan pembicara ketiga yakni menyimpulkan keseluruhan pembicaraan dari tim. Namun pempidato penutup lebih ditekankan pada gestur dan “permainan intonasi” yang meyakinkan juri atau guru (jika di kelas) bahwa argumentasi timnyalah yang paling baik. Pidato penutup dalam aturan baku gaya debat perlemen Asia adalah orang pertama atau orang kedua.  Mengenai hal ini akan saya ulas pada tulisan saya berikutnya tentang contoh teks debat dan mekanisme debat yang baik.

Baca lebih lanjut: Manfaat Debat

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Istilah Teknis dan Manfaat Debat Bahasa Indonesia"

Post a Comment

Mohon maaf, saya akan hapus link aktif, promosi-promosi dagang, dan komentar yang tidak sesuai dengan postingan saya. Tinggalkan kesan sebagai intlektual. Silahkan berkomentar,

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel