Petualangan Dua Hari Satu Malam Disebut Kemping

Petualangan Dua Hari Satu Malam Disebut Kemping
Kimberly saat pelantikan Bantara.dok pribadi
Petualangan 2 hari 1 malam disebut sebagai kemping, kemping ini bertujuan untuk mengembangkan karakter para siswa-siswi atau dapat disebut dengan “ Character Camp.” Kemping ini dilaksanakan pada tanggal 23-24 April, yang berlokasikan di Gunung Pancar. Kegiatan ini dilaksanakan oleh seluruh siswa-siswi kelas 10 SMA Kristen Kanaan, namun terdapat 1 siswi yang tidak ikut serta.

Kami pergi ke Gunung Pancar bukan dengan bis, minibus, atau bahkan pesawat, melainkan menggukan tronton. Wah !! suatu hal yang baru di di awal kemping ya, di tambah lagi cuaca yang tidak mendukung. Sesampainya disana kami diharuskan berjalan menuju tenda dengan membawa barang bawaan kami, yang dapat dikatakan cukup banyak, belum lagi jalanan yang licin yang menyebabkan beberapa anak terpeleset. Sesampainya di tenda kami bersiap untuk upacara, dilanjutkan dengan game pos. Nah, di game pos inilah saya mulai menyukai acara kemping ini, di game pos ini saya tidak diharuskan mendengar kata-kata yang panjang namun hanya diulang, seperti bertele- tele, lagipula di acara ini saya bisa menikmati waktu kebersamaan dan kegembiraan bersama teman sangga saya. 

Hari pun mulai gelap, namun acara tidak berhenti sampai disana. Kami pun melanjutkan kegiatan dengan mengikuti acara api unggun dan pentas seni. Pada saat pentas seni, sangga kami menampilkan clap song(pentatonix), cup song, dan clap song ( barden bella), namun saat penampilan beberapa dan kami lupa dengan gerakan, beberapa gerakan pun tidak sama iramanya dan ketukannya. Awalnya saya merasa kecewa karena apa yang sudah dilatih sepertinya sia-sia, namun saya berpikir bahwa sangga saya sudah berusaha sebaiknya dan saya harus menghargainya. Pertualangan hari pertamapun selesai, ditutup dengan pertunjukan drama, doa malam, refleksi malam mengenai orangtua, dan yang terakhir tidur malam. 

Awalnya saya tidak bisa tidur dikarenakan tempat yang baru, lampu yang dimatikan dan perasaan gelisah. namun akhirnya saya dapat tidur karena rasa ngantuk saya lebih kuat dari rasa gelisah saya. Kami bangun subuh-subuh lalu mempersiapkan dan untuk mengikuti acara selanjutnya yaitu"hiking" dengan membawa perlengkapan seperti Senter, j'as hujan, tongkat, minuman, buku SKU, dan tanaman. Acara tersebut disertai beberapa perhentian-perhentian pada setiap jalur yang disertai game pos pada setiap pemberhentiannya yang sudah di berikan tanda. Petualangan hari kedua pun selesai ditutup dengan kemas-kemas barang upacara penutup, dan kembali ke Jakarta.

Mengenai pelajaran yang saya dapat dari kemping kali ini terbilang sangatlah banyak, namun tidak semuanya dapat saya tuangkan dalam tulisan ini. Di hari pertama saya belajar agar, tidak cepat mengeluh( tronton yang berlubang dan cuaca yang kurang mendukung menyebabkan air hujan dapat masuk dan membasahi pakaian saya), saya juga dilatih agar tidak manja dan juga agar bisa berdiri tanpa bergerak-gerak saat upacara, saya juga dilatih untuk meningkatkan kekompakan, kerjasama, berpikir pada saat di gamepos. Saya juga dilatih untuk lebih menghormati dan menghargai orangtua saya. 

Di hari kedua, saya dapat belajar bahwa saya harus menggunakan mulut saya dengan baik dan bijak, saya mendapat pelajaran tersebut dari masalah yang terjadi di pos  1, yaitu pos Kak Martinus, awalnya saya beserta sangga saya merasa jengkel dengan perlakuan Kak Martinus, tapi kami sadar bahwa penyebab perlakuan kak Mannus terdapat pada sangga kami sendiri. sekian pengajaran yang dapat saya centakan, selebihnya biarlah kenangan yang mengingat itu semua. Sekian dan Termakasih (Kimberly)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Petualangan Dua Hari Satu Malam Disebut Kemping"

Post a Comment

Mohon maaf, saya akan hapus link aktif, promosi-promosi dagang, dan komentar yang tidak sesuai dengan postingan saya. Tinggalkan kesan sebagai intlektual. Silahkan berkomentar,

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel