Kegiatan Belajar dan Mengajar Berbasis Blog, Begini caranya dan ini manfaatnya

Kegiatan Belajar dan Mengajar Berbasis Blog, Begini caranya dan ini  manfaatnya
Cukup lama tidak menulis karena berbagai kesibukan; kali ini saya hadir dan membagikan ulasan sederhana tentang penggunaan blog sebagai media belajar di sekolah.

Fokus pembahasan saya ada dua.
1.     Pertama blog sebagai media belajar dan mengajar.
2.     Kedua manfaat praktis yang langsung dirasakan oleh guru. 


Kegiatan Belajar Mengajar Berbasis Blog


Sebelum kita membahas kegiatan belajar mengajar berbasis blog, pertama – tama bapak ibu guru harus siapkan hal-hal sebagai berikut.
1.     Grup whatsaap atau grup line.
2.     Email kelas atau email guru bidang studi, dan
3.     Blog yang berisi materi pelajaran. 

Saya akan jelaskan satu persatu.

Blog yang berisi materi pelajaran


Nah blog yang berisi pelajaran, contohnya seperti blog ini. Label materi Bahasa Indonesia adalah tulisan tentang bahan mengajar yang akan disampaikan di kelas. Fungsinya sebagai media belajar, sarana komunikasi, dan tempat untuk berbagi. 

Selanjutnya bisa lihat gambar berikut!
Kegiatan Belajar dan Mengajar Berbasis Blog, Begini caranya dan ini  manfaatnya
Lantas apa hubungannya dengan whatsaap atau line?

Baca lebih lanjut!.

Grup whatsaap (grup line)


Berfungsi sebagai media komunikasi antara guru dan murid. Contohnya bisa lihat gambar berikut ini.
Kegiatan Belajar dan Mengajar Berbasis Blog, Begini caranya dan ini  manfaatnya
Gambar di atas adalah komunikasi saya dengan murid sebelum kegiatan belajar mengajar. Jadi sebelum mengajar saya kirim link yang berisi materi yang akan dijelaskan pada pertemuan selanjutnya. 

Tujuannya supaya siswa-siswi bisa mengikuti apa yang akan dijelaskan nanti.

Manfaat yang langsung dirasakan oleh guru adalah kegiatan belajar mengajar menjadi ‘hidup’; karena peserta didik telah mendapat gambaran umum sebelumnya.

Saat pelajaran berlangsung guru bisa menyimpulkan saja, atau mengulang kembali bagian-bagian yang dianggap penting. Atau pun bisa memberikan simulasi sehingga siswa belajar untuk menemukan sendiri.

Bukankah ini lebih menarik daripada cermah?

Selain itu, manfaat grup bisa juga sebagai informasi tentang tugas-tugas sekolah yang harus dikerjakan oleh siswa; apabila guru yang bersangkutan berhalangan hadir di sekolah.

Contohnya bisa lihat pada gambar berikut
Kegiatan Belajar dan Mengajar Berbasis Blog, Begini caranya dan ini  manfaatnya
“Adu pak nanti anak-anak ribut”.

Guru bangsa jangan takutkan hal yang belum tentu terjadi. Intinya selama bapak dan ibu guru bisa mengkomunikasikan dengan baik kepada guru piket; dan intruksi bapak ibu guru jelas kepada anak-anak, maka percayalah hal-hal seperti itu tidak akan terjadi.

Lihat gambar berikut.
Kegiatan Belajar dan Mengajar Berbasis Blog, Begini caranya dan ini  manfaatnya
Kegiatan Belajar dan Mengajar Berbasis Blog, Begini caranya dan ini  manfaatnya
Gambar pertama komunikasi saya dengan guru piket.

Gambar kedua intruksi saya tentang tugas yang akan dikerjakan; sekaligus tugas tersebut saya minta peserta didik mengirim lewat email.
Kegiatan Belajar dan Mengajar Berbasis Blog, Begini caranya dan ini  manfaatnya
Fase ini ruang dan waktu tidak menghalangi anak-anak untuk belajar. Sebagai guru materi kita pun tidak akan ketinggalan.

Jadi proses pembelajaran mulai dari kegiatan awal sampai kegiatan akhir terkordinir dengan baik karena hasilnya dikirim via email dan guru bisa mengoreksinya di rumah.

Email kelas atau email guru


Email kelas sebenarnya sama fungsinya, yakni sebagai media komunikasi. Terutama menyampaikan nilai atau hal hal lain tentang kegiatan belajar mengajar yang dirasa lebih baik jika dikirm lewat email.

Contohnya bisa dilihat pada tulisan yang berjudul  waspada hoax bertema esek-esek di internet.

Tulisan tersebut adalah tugas mandiri anak-anak saat saya tidak masuk sekolah. Tetapi kegiatan belajar mengajar masih bisa jalan karena memanfaatkan teknologi sebagai media belajar.

Contohnya bisa juga lihat pada gambar berikut ini:
Kegiatan Belajar dan Mengajar Berbasis Blog, Begini caranya dan ini  manfaatnya
Tentunya bapak dan ibu guru akan bertanya manfaatnya apa jika saya memakai metode belajar mengajar seperti ini?.

Manfaatnya sangat banyak. Selanjutnya saya sarankan rekan guru untuk membacanya lebih lanjut ulasan berikut ini.

Manfaat Kegiatan Belajar Mengajar Berbasis Blog


1.     Ruang dan waktu tidak menghalangi kegiatan belajar mengajar.
2.     Materi tidak ketinggalan
3.     Kesan murid positif terhadap guru

Saya akan jelaskan satu persatu;

Ruang dan Waktu Tidak Menghalangi Kegiatan Belajar Mengajar


Manfaat yang pertama saya katakan ruang dan waktu tidak menghalangi kegiatan belajar mengajar. Artinya saat bapak dan ibu guru berhalangan untuk hadir di sekolah, anak-anak tidak dibiarkan bebas berkeliaran dengan dalil jam kosong melainkan ada kegiatan belajar mengajar secara mandiri.

Guru tempo dulu mungkin iya, saat guru tidak hadir muridnya bebas alias tidak belajar. Namun menjadi guru zaman now hal demikian tidak akan terjadi. Itu pun jika rekan guru mau memanfaatkan blog sebagai media belajar sebagaimana telah saya uraikan di bagian awal.

Materi Tidak Ketinggalan


Mungkin bapak dan ibu guru pernah mengeluh seperti ini, ‘adu materi di kelas A ketinggalan’.

Lantaran kepala sekolah menyahut, ‘abis ibu jam terbangnya tinggi si”. Rekan guru percayalah sindiran seperti itu tidak akan terjadi lagi jika bapak dan ibu guru mau memanfaatkan blog sebagai media belajar.

Sebagai guru saya paham bahwa ketinggalan materi ada banyak faktor. Namun harus diakui juga bahwa salah satu faktornya ialah kesibukan bapak dan ibu guru di luar sekolah.

Contoh:
1.     Guru yang dipercayai untuk mengurus MGMP.
2.     Guru yang diminta oleh dinas untuk menjadi traner.
3.     Guru yang mendampingi anak-anak lomba, dan lain sebagainya.

Akhirnya seminggu jelang ujian sekolah atau ujian nasional, peserta didik seperti dipaksa untuk mengikuti jam tambahan. Baca diktat yang tebalnya melebihi kamus besar Bahasa Indonesia dan lain sebagainya.

Tujuannya supaya guru merasa tidak memiliki beban moral karena materi belum diajarkan.  Guru bangsa yang saya hormati sangat tidak efektif jika melakukan cara seperti itu. Namun melalui blog, grup whatsaap, dan email kelas masalah bisa jadi solusi.

Selain itu, dengan pengetahuan bapak dan ibu guru yang berlimpah bisa dibagikan melalui blog. Manfaatnya bisa dirasakan oleh guru yang lain di seluruh Indonesia.
Artinya bapak dan ibu guru sudah berkontribusi lebih untuk mencerdaskan bangsa. Sebagai orang beriman hal ini pun bisa menjadi amal ibadah kita.

Kesan Murid Kepada Guru Baik


Rekan guru, jangan pernah menganggap seorang murid tidak tahu apa-apa, hanya karena dia seorag anak yang belum dewasa.

Jika bapak dan ibu guru mengganggap murid hanyalah kertas kosong alias tidak tahu apa-apa, itu blunder menurut saya.

Berikut ini ungkapan-ungkapan murid tentang guru yang demikian (kebetulan saya menjadi wali kelas dan cukup dekat dengan anak-anak).
1.     "Ah guru itu parah kasih tugas mulu”,
2.     “Tahu ngak pak kami disuruh catat materi yang ada di buku paket, padahal buku itu milik kami”; “ini kan stress pak”, “kan tinggal disuruh baca, ngapain catat lagi si..?”
3.     “Ampun pak ngantuk saya kalau diajarin guru....cermah melulu, mana suaranya kecil lagi”

Di atas adalah kata-kata anak murid saat perwalian. Bisa juga bapak dan ibu lihat chat saya dengan anak-anak berikut.
Kegiatan Belajar dan Mengajar Berbasis Blog, Begini caranya dan ini  manfaatnya
Miris kan bapak ibu, kita sudah berusaha buat yang terbaik tetapi respon anak murid seperti itu.

Tenang rekan guru sekalian, saya pun seorang guru jadi pasti membela krops kita.

Cara saya membela sahabat guru sekalian yaitu melalui tulisan ini, sekaligus menghimbau kepada guru bangsa sekalian untuk membuat blog.

Kesan yang saya peroleh setelah menerapkan pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis blog adalah sebagai berikut:
1.  Guru kreatif
2.  Guru keren
3.  Guru asik, dan lain sebagainya. Bisa juga lihat gambar berikut.

Bisa juga lihat gambar berikut.
Kegiatan Belajar dan Mengajar Berbasis Blog, Begini caranya dan ini  manfaatnya

Kegiatan Belajar dan Mengajar Berbasis Blog, Begini caranya dan ini  manfaatnya

Kegiatan Belajar dan Mengajar Berbasis Blog, Begini caranya dan ini  manfaatnya

Manfaat tambahan jika guru menerapkan pembelajaran berbasis blog

1.     Menambah teman
2.     Tidak gaptek
3.     Update
4.     Bisa menghasilkan uang

Saya coba jelaskan sedikit manfaat tambahan di atas berdasarkan pengalaman pribadi

Menambah teman dan tidak gaptek


Mencari musuh itu gampang tetapi mencari teman itu sulit.

Nasehat orang tua sebelum saya merantau ke Jakarta benar-benar saya terapkan dalam kehidupan nyata maupun dalam pergaulan dengan sesama blogger.

Dalam pergaulan dengan sesama blogger banyak sekali teman-teman blogger yang mendukung dan suport saya.

Ya walaupun tidak bertemu langsung tetapi melalui komunikasi lewat sosmed saya menemukan teman baru rasa saudara.

Sebut saja mas Bumi admin blog Djangkurbumi.Com melalui whatsaap beliau memotivasi saya untuk mendesain blog yang baik. Tetapi intinya bukan desain blog yang menarik perhatian saya, melainkan sapaan penuh persahabatan di seberang sanalah yang membuat saya merasa bahwa blog benar-benar memberi manfaat bagi saya.

Ada juga temanku yang luar biasa baiknya, Namanya Himawan admin blog trip of mine. Saya sering menyapanya dengan sebutan mas Himawan; dalam kesibukan saya karena urusan akreditasi sekolah, tiba-tiba beliau menyapaku, “mas Martin gimana keadaannya, sehat?”.

Inilah yang saya sebut teman serasa saudara.

Memang kami belum bertemu secara langsung tetapi sapaan-sapaan seperti ini telah mengantarkan saya pada arti kata persahabatan dan persaudaraan persaudaraan sejati. Menembus batas suku dan agama. Bukankah ini baik untuk kehidupan berbangsa dan bernegara?

Terkait gaptek harus saya akui bahwa mas Mudariski admin blog mudariski.com telah memberi saya banyak manfaatnya, beliaulah salah satu guru saya di internet. Selain blogger-blogger hebat yang lain.

Jadi bicara blog sangat mengasikkan rekan guru sekalian. Membuat kita tahu banyak hal dan bisa menghasilkan uang.

Nah sekarang, apakah bapak dan ibu guru ingin membuat blog?
1.     “adu pak ribet, sulit, dan susah”
2.     “ingin si pak, tetapi tidak ada waktu”

Jika bapak dan ibu guru berkata seperti itu maka jangan marah jika murid melalukan hal-hal seperti ini.
1.     Tidak mengerjakan PR karena murid pun merasa ribet dan sulit.
2.     Mengerjakan PR asal jadi biar tidak dimarahi oleh guru,  karena guru yang seharusnya memberi contoh karakternya pun seperti itu.

Ingat karakter murid adalah cerminan dari kualitas guru.

Jika bapak dan ibu guru guru berminat membuat blog, baca Cara Membuat Blog dengan Postingan Perdana.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kegiatan Belajar dan Mengajar Berbasis Blog, Begini caranya dan ini manfaatnya "

Post a Comment

Mohon maaf, saya akan hapus link aktif, promosi-promosi dagang, dan komentar yang tidak sesuai dengan postingan saya. Tinggalkan kesan sebagai intlektual. Silahkan berkomentar,

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel