4 Alasan Mengapa Guru Harus Memiliki Blog dan Menulis Topik Tentang Pendidikan

4 Alasan Mengapa Guru Harus Memiliki Blog dan Menulis Topik Tentang Pendidikan
Guru bangsa yang terkasih, postingan kali ini saya ingin membahas dua hal. Pertama tentang topik blog (nice blog); yang seharusnya ditulis oleh guru. Kedua saya bahas 4 alasan paling mendasar mengapa guru harus menulis di blog yang bertema pendidikan.

Pengantar

Dalam dunia blogging* dikenal dengan sebutan nice blog. Yakni keseluruhan postingan yang dibahas dalam suatu blog.

Contoh:
1.   Jika seorang menulis tentang tips hidup sehat berarti topik blognya tentang kesehatan.
2.   Jika seseorang membangun blog tentang tips dan trik tentang blogger berarti nice blog tersebut tentang tutorial blog.
3.   Atau di blog ini www. karakabu.com saya banyak menulis tentang materi pelajaran Bahasa Indonesia, tips, dan trik menjadi guru era baru. Artinya blog ini mengusung tema pendidikan.

Sampai di sini bapak dan ibu guru paham tentang topik blog?. Ini bukan uji kompetisi guru jadi izinkan saya untuk menggap ibu bapak paham tentang topik blog.
**

Topik Blog yang Seharusnya Ditulis oleh Guru

Sebelum kita membahas tentang topik blog yang berkaitan dengan pendidikan. Saya menyarankan bapak ibu guru baca dulu tutorial cara membuat blog, jika rekan guru sekalian belum memiliki blog. Tutorialnya di sini.

Jika sudah paham tentang topik blog bertema pendidikan dan sudah memiliki blog, kemungkinan besar pertanyaannya adalah menulis tentang apa?

Jawabannya silahkan bapak dan ibu guru perhatikan tabel berikut:

No
Topik Blog
Pokok Bahasan
Label Blog
1
Guru Agama
Membahas tentang materi pelajaran agama, kegiatan belajar mengajar, contoh soal dan pembahasannya, literasi siswa, tips dan trik, dan lain sebagainya
Label yang bisa dipakai adalah sebagai berikut:
1.   Materi
2.   KBM
3.   Soal & Pembahasan
4.   Tugas siswa
5.   Tips dan trik
2
Guru PPKN
Membahas tentang materi pelajaran PPKN, kegiatan belajar mengajar, contoh soal dan pembahasannya, literasi siswa, tips dan trik, dan lain sebagainya


Idem *
3
Guru Bahasa Indonesia
Membahas tentang materi pelajaran Bahasa Indonesia, kegiatan belajar mengajar, contoh soal dan pembahasannya, literasi siswa, tips dan trik, contoh teks, perbedaan teks A dan teks B, Keterampilan berbicara, keterampilan menulis, keterampilan menyimak, sastra: puisi, cerpen, drama, dan lain sebagainya
Label yang bisa dipakai adalah sebagai berikut:
1.   Materi
2.   KBM
3.   Soal & Pembahasan
4.   Tugas siswa
5.   Tips dan trik
6.   Sastra
7.   Keterampilan berbicara
8.   Keterampilan menulis,
9.   Keterampilan menyimak
10.     Cerpen
11.     Drama
12.     Puisi
4
Guru Bahasa Inggris
Membahas tentang 4 aspek keterampilan berbahasa, cara cepat memahami Bahasa Inggris, Tips sukses mengerjakan soal USBN, atau tutorial yang lain yang berhubungan dengan Bahasa Inggris
Labelnya sama dengan Bahasa Indonesia. Yang membedakan hanya penggunaan Bahasanya saja.
6
Guru Kimia
Materi Kimia, latihan soal dan pembahasan
Label:
1.   Materi
2.   Latihan soal
3.   Pembahasan Soal
4.   KBM
9
Guru Ekonomi
Ekonomi makro, ekomomi mikro, materi pelajaran, latihan soal, tips dan trik
Label
         1.   Materi
         2.   Soal
         3.   KBM
         4.   Latihan dan 
             Pembahasan
         5.   Tips dan trik

Seterusnya sampai guru penjas, guru seni budaya, dan guru-guru yang lain. Artinya topik yang rekan guru tulis adalah materi pelajaran yang diajar.

Misalnya guru geografi tentunya membahas materi-materi yang berhubungan dengan geografi.

Contoh:
1.   Latihan soal dan pembahasan,
2.   kegiatan belajar mengajar di dalam kelas,
3.   tugas siswa rekan guru bisa masukan pada label literasi siswa.
4.   Tips dan trik agar lulus ujian nasional mata pelajaran geografi.
5.   Dan masih banyak lagi.

Rekan guru yang saya hormati, sebagai guru saya sangat paham bahwa apa yang saya sebutkan di atas SUDAH DILAKUKAN SEMUA di depan kelas; karena pekerjaan guru pastinya melakukan hal-hal yang saya sebutkan di atas.

Oleh karena itu, dapat saya katakan, seharusnya tidak sulit membuat blog dan mengelola sebauh blog bagi guru.

Mengapa?

Jawabanya baca lebih lanjut pada sub bahasan yang berjudul 4 alasan paling mendasar guru harus menulis di blog bertema pendidikan berikut ini.

Ada 4 Alasan Paling Mendasar Guru Harus Menulis Di Blog Bertema Pendidikan


Alasan Pertama Guru Terbiasa Menulis

Mengajar salah satunya adalah menulis di papan tulis. Artinya menulis di blog seharusnya bisa karena guru sudah terbiasa menulis. Bedanya sekarang hanya menulis di papan tulis dan menulis di blog? Tetapi bahan dasarnya adalah aktifitas menulis.

Alasan Kedua Berbicara Modal Utama dalam Mengajar

Guru mengajar modal utama adalah berbicara, apa yang dibicarakan dengan murid itu yang ditulis di blog. Namun saran saya “emosi jiwa” di depan kelas jangan dilampiskan pada blog.

Contoh poin kedua bapak ibu guru bisa lihat pada ulasan saya yang berjudul 3 Manfaaf Memiliki Wali Kelas Baru dan Teman Baru. Tulisan tersebut adalah wejengan saya di depan kelas saat perwalian.

Alasan Ketiga Mendukung Program Literasi Siswa di Sekolah

Tugas siswa bisa masukan di blog. Buat label literasi siswa. Alasannya siswa milenial banyak yang menggunakan gadjet sehingga memudahkan peserta didik untuk mengakses hasil kerjanya. Menurut saya tidak susah jika bapak ibu guru hanya posting di blog?.

Tidak paham cara posting di blog atau tidak memiliki blog baca tutorial cara membuat blog untuk guru di sini.

Alasan Keempat Melaksanakan Pembelajaran Konseptual

Alasan yang keempat saya pikir kita semua yang berprofesi sebagai guru, seharusnya paham pembelajaran konseptual. Idealnya konteks ini guru paham siapa yang dihadapi, “siswa milenial”, teman sejati mereka adalah teknologi. Jika rekan guru konsepnya sampai di sini harapan saya tidak menggunakan cara-cara lama lagi sebab itu membosankan dan tidak menarik minat belajar siswa


Demikian bapak dan ibu guru nice atau topik blog yang harus ditulis oleh rekan guru.

Intinya semua yang saya sebutkan di atas sudah dilaksanakan oleh bapak dan ibu guru. Langkah selanjutnya tinggal memindahkan konsep tersebut pada plaffon blog.

“Adu susah pak”,

“Bapak si enak ga ngurusin anak”

Kata sakti yang sering terlontar dari beberapa rekan guru yang saja ajak untuk belajar membuat blog.

Itu pilihan bebas dari bapak dan ibu guru, namun jika kita renungkan sejenak pemikiran Miss Doren, seorang konselor pendidikan asal Amerika Serikat berikut ini;

“Konsep buta huruf di zaman now bukan lagi soal urusan tidak bisa membaca dan menulis; melainkan bisa atau tidak menggunakan teknologi dalam menunjang aktifitas manusia”,

Apa artinya?

Silahkan bapak ibu guru renungkan sendiri. “Arti tugas dan panggilan guru di zaman now?”

Catatan Tambahan

Apa nice atau topik blog untuk guru SD dan guru les privat?.

Tema utama masih tentang pendidikan. Namun jika rekan guru yang mengajar SD maupun guru-guru yang mengabdikan ilmunya pada lembaga bimbimbingan belajar. Bisa menulis tema blog sebagai berikut.

Guru Sekolah Dasar

Guru SD atau guru TK bagi saya guru-guru paling hebat sejagat. Alasan pertama mereka meletakan konsep dan kedua membentuk karakter. Semantara masalah yang bapak ibu guru SD hadapi ialah menghadapi sorang anak yang masih mau lari-lari jika gurunya minta untuk duduk dan diam.
Di sisi yang lain guru dituntut menanamkan konsep, membentuk karakter, dan pendidikan moral yang lain.
Itu sangat sulit.

Oleh karena itu, topik blog yang sesuai dengan guru-guru SD (menurut saya) ialah tutorial tentang cara membuat siswa-siswi SD dan TK ‘duduk manis’ dan mendengarkan gurunya.

Hal-hal seperti ini menurut saya sangat menarik dan memberikan kontribusi yang sangat besar bagi pendidikan Indonesia; jika ada guru-guru hebat yang berhasil ‘memenangkan’ anak didiknya dan pengalaman tersebut dibagikan melalui blog kepada pembaca secara luas.

Guru Les Privat

Guru les privat fokus utamanya adalah bagimana membuat seorang siswa bisa cepat paham terhadap soal UN.

Tujuannya supaya nilai UN maupun ulangan hariannya meningkat. Oleh karena itu, topik blog yang paling sesuai dengan sahabat guru les privat adalah, tutorial, tips, trik tentang mengerjakan soal UN maupun USBN.
Demikian guru bangsa dan sidang pembaca, ulasan saya tentang topik blog yang seharusnya ditulis oleh seorang pendidik. Dilengkapi dengan 4 alasan mendasar mengapa seorang guru harus menulis di blog.

Ulasan ini adalah opini pribadi, tujuannya adalah berbagi dan belajar bersama.
Mari berkarya!

Satya Kudarmakan, Dharmaku Kubaktikan....

73 Tahun sudah Indonesia merdeka, sudah bebaskah kita dari sebutan “negara berkembanga”?????

Baca juga:

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "4 Alasan Mengapa Guru Harus Memiliki Blog dan Menulis Topik Tentang Pendidikan"

Post a Comment

Mohon maaf, saya akan hapus link aktif, promosi-promosi dagang, dan komentar yang tidak sesuai dengan postingan saya. Tinggalkan kesan sebagai intlektual. Silahkan berkomentar,

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel