Terima Kasih Anak-Anak Atas Ucapannya

Terima Kasih Anak-Anak Atas Ucapannya
Anak-anakku sekalian, sebelumnya saya sampaikan terima kasih banyak atas ucapan selamat ulang tahun dari kalian semua. Jujur saya tidak menyangka, akan mendapat kado istimewa seperti ini.

Saya kira setelah keluar dari Kanaan kalian sudah melupakan guru galak seperti saya. Tetapi saya salah, ternayata kalian tidak seperti yang saya kira. Untuk itu saya mohon maaf.

Berharap kalian pahamlah isi kepala dan gaya saya, walau itu permintaan yang mustahil.

Kue ulang tahun, kado, dan lain sebagainya hanyalah pelengkap tetapi ekspresi cinta yang luar bisa dari kalian hari ini membuat saya sangat bahagia dan senang.

Ucapan selamat ulang tahun lewat video atau yang ditulis lewat sosmed kalian masing-masing merupakan kado terindah bagi saya. Thanks bangat untuk semuanya.

Saya hanya bisa mendoakan kalian semua anak-anakku yang terkasih. Tetap semangat dan terus berjuang. Yang kelas tiga tetap semangat, lebih serius lagi belajarnya. Ingat UN kalian yang menentukan, saya percaya kalian bisa. Pasti bisa karena kalian anak-anak yang cerdas.


Baca Juga:  Ini 3 Rahasia Guru Galak Namun Kehadirannya Di Depan Kelas Selalu Dirindukan, Nomor tiga tidak masuk akal bangat.
Terima Kasih Anak-Anak Atas Ucapannya
Jika boleh meminta, yuk jangan membanding-bandingan gaya mengajar si A, si B dan lain sebagainya. Semua guru baik, mereka ingin yang terbaik buat kalian. Cuma gaya dan cara penyampainnya saja yang berbeda.
Terimalah perbedaan karakter mengajar dari guru sebagai bekal untuk masa depan kalian.

“Beh emang napa”

Yups ini jawabanya, saat kalian memasuki dunia kerja pasti ketemu orang yang bermacam-macam karakternya;

1.     Akan ketemua manusia bermental kodok, sikut kiri, sikut kanan, jilat pimpinan. Yang begitu ada. Saya sebut manusia munafik.

2.     Kalian akan ketemu manusia yang benar-benar mencintai profesinya.

Di sinilah kalian harus bersinergi agar tujuannya tercapai. Mengabaikan perbedaan untuk sebuah kata profesional.
Terima Kasih Anak-Anak Atas Ucapannya
Jadi belajar dari sekarang dengan perbedaan karakter guru yang ada. Saya percaya kalian pasti bisa. Semangat ya...
Saya berdoa dan berharap saat wisuda dan kita kumpul-kumpul di sunter nanti kwkwk. Harus sama. Jangan ada yang tertinggal.
****
Anak-anakku sekalian...
Terima Kasih Anak-Anak Atas Ucapannya
Melalui tulisan ini saya pun mohon maaf jika ucapan di line, whatsaap, instagram; ada yang saya balas ada yang tidak. Jujur terlalu banyak. Sekitar 370 anak Kanaan setengahnya memberi ucapan selamat ulang tahun, saya sampai pusing jawabnya.

Ntar kalau saya jawabnya, “ya thanks” kalian marah lagi hehehe

“Idih pak Martin ne apaan si,...”

“Tahu setelah keluar dari kanaan sombong bangat”

Sebenarnya tidak seperti itu anak-anakku sekalian. Kalian adalah inspirasi saya yang hidup. Melupakan kalian mungkin iya karena faktor usia. “boong bangat kalau ga lupa”, tetapi pengalaman bersama kalian tidak akan mudah untuk dilupakan.

1.     Saat live in di Kulon Progo Jogja. Kalian kira peristiwa itu mudah untuk dilupakan?. Tidak kawan, hanya bangga melihat Hellen, Rico, Ge, Tasya, Nely, dan kalian semua bersinergi untuk satu kata. “kita buktikan kepada pak Martin kalau kita bisa”. Sekali lagi jika kalian ada di posisi saya sebagai guru hanya ada satu kata, BANGGA.

2.     Bangga karena kalian membuat sesuatu yang nyaris mustahil menjadi mungkin hanya satu niatnya pembuktian kalau kalian bisa. Itu abadi karena rekam jejak perjalanan. Jika suatu saat kalian sudah menjadi bos, tengoklah sejenak blog ini karena semua catatan tentang kita ada di sini.

3.     Saat di belakang Panggung David berperan dengan menenangkan Tiola yang menangis, Angel, Jennifer dan lain-lain. Peristiwa itu harus saya PUJI TUHAN karena kalian sudah berproses dengan benar menuju manusia dewasa yang tangguh dalam iman pengharapan dan kasih.

4.     Atau saat Hellen dan Rico mengajak saya di belakang panggung dan kita menangis bersama, apakah itu mudah dilupakan? Tidak sama sekali karena saya sulit untuk menangis tetapi bersama kalian bisa membuat saya menangis.

5.      Saat bermain futsal bersama “Ambon” cs,

6.     Atau saat bersama Evan, Fredy, dan seluruh anak IPA. Kita berjuang di Gunung Pancar bertajuk kemping pramuka, atau sekedar mendapat omelan dari saya hanya karena tidak bisa menulis dan berbicara seperti yang saya inginkan. Itu semua tidak bisa dilupakan. Terlalu indah.

7.     Dan banyak hal hebat lain yang kita lakukan bersama, jika ditulis semua pegal ne tangan.
Terima Kasih Anak-Anak Atas Ucapannya
Tapi inti dari semua ini adalah;
1.     Saya mohon maaf tidak bisa balas semua ucapan selamat ulang tahun dari kalian semua. Jujur terlalu banyak yang memberi ucapan, jadi saya sampaikan melalui blog ini, sekaligus semacam kode gitu, “oiii blog yang kita bangun dulu apakah masih hidup? Kwkwk”

2.     Terima kasih banyak atas ucapannya, jujur saya tidak menyangka, saya kira kalian sudah melupakan saya, tapi ternyata tidak, itu keren bangat, bahagia dan mau nangis ne kwkwk, tapi seriuss berkesan bangat. Thanks berat, Tuhan berkati kalian semua...

3.     Tetap semangat belajarnya, jangan pernah membandingkan guru A dan B. Semua manusia punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

4.     Untuk anak debat thanks ucapannya, untuk anak jurnalistik thanks ucapannya, untuk anak futsal (Ambon CS) thanks ucapannya.

5.     Untuk kalian SEMUA terima kasih banyak untuk ucapannya, doanya, dan harapannya. Mari kita saling medoakan.

Satu kata untuk kalian semua Makasih bangat untuk semua ucapannya...


SAYA BERHARAP SUATU SAAT KALIAN MENGUNDANG SAYA KETIKA TOGA DAN GELAR SARJANA ADA DI BELAKANG NAMA KALIAN SEMUA.


Tuhan Yesus Memberkati. Salam

Jakarta, 7 Sepetember 2018



Martin Karakabu
Guru kampung

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Terima Kasih Anak-Anak Atas Ucapannya"

Post a Comment

Mohon maaf, saya akan hapus link aktif, promosi-promosi dagang, dan komentar yang tidak sesuai dengan postingan saya. Tinggalkan kesan sebagai intlektual. Silahkan berkomentar,

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel